|
|
|
| |
 |
| |
• |
Program Pariaman
Kecamatan Sungai Geringging merupakan sebuah wilayah di Kabupaten Padang Pariaman terletak didaerah perbukitan merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak parah akibat gempa yang terjadi di Sumatra Barat pada 30 September 2009. Hampir 80 % bangunan rumah yang ada hancur oleh gempa sedangkan sisanya mengalami kerusakan yang cukup parah. Sebanyak 4.763 rumah mengalami rusak total, 185 rumah rusak sebagian dan 39 rumah rusak ringan. Sementara itu terdapat korban jiwa meninggal sebanyak 8 orang diakibatkan oleh peristiwa gempa tersebut.
Pulih melihat adanya kebutuhan untuk membantu komunitas terutama anak-anak dan orang tua untuk mendapatkan kembali rasa percaya, perasaan aman dan terlindungi serta kemampuan mengatasi kecemasan dan kekhawatiran yang mereka miliki terkait dengan pengalaman bencana. Berdasarkan hal tersebut maka Pulih mengembangkan sebuah intervensi yang mempromosikan resiliensi anak dengan melibatkan orang dewasa di komunitas melalui beragam kegiatan yang bersifat menyenangkan dan memiliki efek terapeutik bagi pemulihan psikososial mereka.
Program yang dilakukan di Sungai Geringging ini memiliki sasaran untuk “menguatkan resiliensi individu, keluarga dan komunitas sebagai bagian dari proses pemulihan kesejahteraan psikososial anak pasca bencana dengan memprioritaskan partisipasi komunitas.” Program ini diharapkan dapat bermanfaat bagi anak-anak (0-18 tahun) terutama anak-anak usia sekolah (7-12 tahun). Selain itu program ini juga menyasar orang dewasa yang berada di sekitar anak seperti orang tua, tokoh masyarakat, guru dan anggota masyarakat yang lain. Program ini akan berlangsung selama 1 tahun (20 Desember 2009 s/d 19 Desember 2010).
Program ini akan mencakup wilayah Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Pariaman, Sumatra Barat dimana terdiri atas 7 korong yaitu: Batu Mengaum, Tanjung Alai, Kampung Dadok, Ladang Rimbo, Batu Gadang, Koto Bangko dan Sungai Rantai. Pelaksanaan program di korong-korong tersebut akan dilakukan secara bertahap yang terbagi dalam 3 tahapan dimana setiap tahapan akan mencakup 2-3 korong baru
Pada program ini akan dilakukan beberapa aktivitas (kegiatan) yang terbagi atas 4 kegiatan pokok yaitu:
- Kegiatan perencanaan program, koordinasi dan asesmen program yang mencakup kegiatan asesmen dan pengukuran awal (baseline)
- Kegiatan pengembangan bahan bacaan dan instrumen (alat) berupa instrumen pelaksanaan program, modul pelatihan dan materi-materi psikoedukasi bagi masyarakat.
- Kegiatan (aktivitas) lapangan dengan kelompok masyarakat yang terdiri atas kegiatan penguatan kapasitas bagi kader, kegiatan rutin berkelompok bagi anak-anak (termasuk aktivitas psikososial berkelompok yang terstruktur) dan penyuluhan atau psikoedukasi bagi orang dewasa.
- Kegiatan perencanaan komunitas, evaluasi program, pengembangan video komunitas dan pengembangan pembelajaran progam
|
|
| |
|
|
|
|